This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 27 Desember 2011

PERMINTAAN


 
Mendengar ombak pada hampirku
Debar mendebar kiri dan kanan
Melagukan nyanyi penuh santunan
Terbitlah rindu ke tempat lahirku
 
Sebelah timur pada pinggir
Di lipun langit berawan-awan 
Kelihatan pula penuh keheranan
Itulah gerangan tanah airku
Dimana laut debur mendebur

Serta mendesir tiba dipasir 
Disanalah jiwaku mulai bertabur 
Dimana ombak sembur-menyembur 
Membasahi barisan sebelah pesisir 
Di sanalah hendaknya aku berkubur

SAHABAT


Raut wajahmu kawan
Angin kan terasa hidup
Seperti beterbangan didalam nafas
Yakin kita berdua gapai mimpi
Ingin ku selalu bersamamu
Dan kita tertawa,bercanda bersama

Rintangan mungkin silih berganti
Inginkan tetap kokoh walau diterpa badai
Dedaunan mungkin akan gugur
Hari-hari yang kita lewati
Akan kukenang selalu

MAKNA PUISI
Bait 1 : Apabila bertemu dengan sahabatnya,maka hidupnya kan terasa bahagi dan
             bagaikan hidup dan persahabatan kan selalu terus dijunjung tinggi sampai
             menggapai mimpi masing-masing.
Bait 2 : Meskipun banyak rintangan namun persahabatan mereka akan terus kokoh.
             Hari demi hari terlewati,persahabatan akan terus abadi tanpa pandang usia.

Kamis, 22 Desember 2011

HARI IBU

Hari itu telah datang
Dimana tiada kata yang bisa terucap
Aku hanya bisa memelukmu ibu
Mencium dan berdoa untukmu...

Hari Ibu
Suatu hari yang begitu berharga
Suatu hari yang begitu bermakna
Untukmu ibu...

Masih jelas diingatanku
Ketika tangan lembut itu membelaiku
Ketika tubuh itu memelukku
Semua begitu tulus untukku

Ibu...
Hari ini terima kasihku tiada bernilai
Namun harus selalu engkau tau
Cinta dan sayangku tidak akan pernah pupus

Ini untukmu IBU...
oleh Nur Ningsih

Selasa, 20 Desember 2011

BUNDA

Bunda...
Adakah rasa lelah dalam dirimu?
Merawatku siang dan malam
Tanpa memikirkan bagaimana dirimu

Bunda...
Matamu yang memancarkan kasih
Belaianmu penuh kasih sayang
Membuatku tumbuh menjadi anak yang begitu bahagia

Bunda...
Memilikimu adalah anugerah terindah dari-Nya
Inilah bukti kesyukuranku menjadi anakmu
Semoga kelak aku bisa membahagiakanmu

Love you mom
NurNingsih,,,

I N D O N E S I A

sebentuk gugusan pulau

dan tetap saja tak nyaman hidup ketika perasaan
sebangsa, sesaudara, sepenanggungan
hanya cerita tapi tak kasat mata

apa arti lagu-lagu upacara itu
ketika sehabis dinyanyikan
sekolah sekolah rakyat tergusur
seragam seragam bukan menjadi kebanggaan keilmuan
namun prasyarat dan penghalang keingin tahuan maju

apa arti kesejahteraan terjamin negara
jika ketidakmerataannya menimbulkan
banyak kecemburuan
bersaing antara jumlah mobil mewah
dan rumah gerobak sampah
bersaing antara gedung pencakar lagit
dan penampungan kolong jembatan sarang penyakit

apa arti kewibawaan itu
jika para pencoleng bisa bebas bersekutu
bom - bom berledakan bak kembang api
tak ada perlindungan bagi TKI pejuang devisa kita
juga ketika para juara dunia terlantar
mengais nafkah ketika masa uzurnya tiba

siapa yang masih menangis terharu
ketika merah putih berkibar
siapa yang masih berdegup bangga
ketika merah putih mengangkasa
siapa yang masih berdiri gagah
ketika merah putih memandang dunia

ajari aku
kembali bangga
kembali mencintai negeriku