This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2012

PUTIH ABU ABU

Kini hari minggu tanpa rindu
setitik embun di talas yang layu
aku rindu duduk di bangku itu
menggaruk kepala menatap buku buku

tiga kali kembang api telah berlalu
memaksa hati tuk termangu pilu
dari fatamorgana di sudut meja
jiwaku mengenang pena yang menari dari kata kata guru

andai dapat terus kembali
satu senja ku kenakan putih abu abu
di bilik ruang 40 orang
canda, hening, tawa, sorak tinggal kenangan

tahun tahun merah muda telah tiada
sajak serdadu melangkah tuk bisa jadi raja
Yang telah hilang putih abu abu
yang terkenang putih abu abu
tertinggal waktu putih abu abu
aku rindu putih abu abu

Kamis, 22 Desember 2011

HARI IBU

Hari itu telah datang
Dimana tiada kata yang bisa terucap
Aku hanya bisa memelukmu ibu
Mencium dan berdoa untukmu...

Hari Ibu
Suatu hari yang begitu berharga
Suatu hari yang begitu bermakna
Untukmu ibu...

Masih jelas diingatanku
Ketika tangan lembut itu membelaiku
Ketika tubuh itu memelukku
Semua begitu tulus untukku

Ibu...
Hari ini terima kasihku tiada bernilai
Namun harus selalu engkau tau
Cinta dan sayangku tidak akan pernah pupus

Ini untukmu IBU...
oleh Nur Ningsih

Selasa, 20 Desember 2011

BUNDA

Bunda...
Adakah rasa lelah dalam dirimu?
Merawatku siang dan malam
Tanpa memikirkan bagaimana dirimu

Bunda...
Matamu yang memancarkan kasih
Belaianmu penuh kasih sayang
Membuatku tumbuh menjadi anak yang begitu bahagia

Bunda...
Memilikimu adalah anugerah terindah dari-Nya
Inilah bukti kesyukuranku menjadi anakmu
Semoga kelak aku bisa membahagiakanmu

Love you mom
NurNingsih,,,

Puisi Cinta untuk Ayah Bunda

Bunda tercinta
Dengan jiwa yang kaupunya
Kau lahirkan kami ke dunia
Lewat kasih tak terhingga

Ayah tersayang
Berbekal senyum yang kausandang
Kau lindungi kami penuh sayang
dengan cinta saat kaumemandang

Seluas samudera kasihmu
Setinggi gunung cintamu
Setiap senyum dan tawa itu
Semua untuk kami, anak-anakmu

Tiada satu detik pun terlewat
Tanpa perjuanganmu yang tak kenal lelah
Hingga tiap tetes peluh yang melekat
Adalah mutiara doa yang tak kan pecah

Waktu berjalan tanpa terasa
Semua yang kauberikan
Tak pernah harapkan balas jasa
Karena kasihmu sepanjang jalan

Lima puluh tahun telah berlalu
Tiba waktunya kami membalas semua jasamu
Walau mungkin tak sebanding dengan pengorbananmu
Meski mungkin semua ini tiada arti bagimu

Ayah, bunda
Terimalah puisi sederhana
Sebagai tanda cinta
Semoga Allah senantiasa limpahkan kasih-Nya

Sabtu, 19 November 2011

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi