This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 19 November 2011

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi
 




Rabu, 19 Oktober 2011

Puisi ketika cinta bertasbih

Cinta adalah kekuatan,
yang mampu mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibbah,
itulah cinta..

Recited by Ayyatul Husna
http://www.rainbow-word.blogspot.com/

Pohon Zaitun Masih Berbunga

Dikota Basrah
Seorang ibu melagu
Di sepan ayunan bayinya
Mendendangkan lagu sayang
Tidurlah nak, malam masih panjang
Pohon zaitun dihalaman masih berbunga
Katakan pada dunia kita masih ada

Selasa, 11 Oktober 2011

Cinta

Sekalipun CINTA telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar.

Namun jika CINTA kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri.

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang.

Namun tanpa lidah,


Sabda HATI

Aku ingin berlari
Di tengah padang rumput hijau
Aku ingin terbang sebebasnya
Di langit luas tanpa batas
Aku ingin merasakan
Kebebasan sejati dunia ini
Dan hati kecil yang ceria
Tanpa lelah yang meraja duduk
Biar kuharungi lautan
Samudera luas yang terhampar
Di bumi persada hidupku